Home » Events, Featured

Freelancing Done Right Seminar

23 March 2009 No Comment

Sertifikat seminar Freelancing Done Right

Oxford Business College bekerja sama dengan Ruangfreelance.com, didukung oleh Digital Grafis, Sedna dan Kutukutubuku.com mengadakan seminar Freelancing, Done Right pada hari Sabtu, 21 Maret 2009 di Cafe au Lait Cikini.

Tiket seminar yang dibatasi pesertanya hingga 30 orang itu habis tejual hanya dalam 2 hari melalui penjualan online oleh Ruangfreelance.com, namun karena banyaknya permintaan, jumlah maksimum peserta ditambah. Namun karena terbatasnya ruangan di cafe au Lait, sayangnya penambahan peserta hanya dapat ditambah hingga 40 peserta saja.

Para pembicara seminar adalah para veteran di dunia freelancing, yaitu Chandra Marsono dari Sedna, Muswardi dan Harry J.Husni dari Digital Grafis, dan Aulia Halimatusadiah dari Kutukutubuku. Masing-masing pembicara berbagi pengalaman mereka yang unik di dunia freelancing.

Pembicara seminar Freelancing Done Right

Seminar dimulai oleh Chandra Marsono SSn, MM. Berpengalaman lebih dari 12 tahun di dunia design dan branding, ia menjadi freelance full time pada 2004 dan kini telah mengelola usaha freelancenya menjadi sebuah perusahaan design. Materi yang beliau bawakan adalah bagaimana melakukan management pada usaha freelance dan bagaimana merubahnya menjadi sebuah usaha besar dan evolusi dari freelancer menjadi seorang entepreneur.

“semakin banyak yang berani terjun menjadi entrepreneur dan menyediakan lebih banyak lapangan pekerjaan. With 20 million pengangguran di Indonesia, and it’s not just statistic, indeed we should act and do something about it.”

Aulia Halimatussadiah, Pembicara Seminar

Pembicara kedua adalah kerjasama antara Harry J. Husni ST dan Muswardi ST dari Digital Grafis. Mereka menghapus sebagian besar presepsi bahwa mejadi seorang freelance bagaikan menjadi Rockstar. Harry dan Ardi menjelaskan mengenai best practices of freelancing. Mereka membawakan proses-proses yang harus dilewati seorang freelancer menuju kemandirian secara individual, personal problems dan attitude dalam presentasi mereka berjudul “Freelance is not a RockStar“. Mereka juga membahas bagaimana merubah cara mengerjakan pekerjaan menuju online, cara menjual dan mengantisipasi hal-hal yang buruk, terutama delays.

“Hal yang menarik saya tangkap dari pesan Chandra Marsono, beliau mampu memisahkan antara Uang Pribadi dengan Uang Perusahaan.”

Yofie Setiawan, Web Designer

Pembicara terakhir adalah Aulia Halimatussadiah ST atau lebih sering dipanggil Ollie, satu dari 3 dara pendiri toko buku online kutukutubuku. Dipandu oleh moderator Arya Rajasa S.Kom, ia menjadi seorang freelancer saat menjadi penulis pada awal karirnya, dan telah berhasil merubah passionnya menjadi sebuah usaha toko buku online dan ekspansi untuk memenuhi passion lainnya. Ollie menceritakan perjalanannya dari pekerja kantoran, menjadi penulis buku, dan memulai usaha toko onlinenya. Very inspiring.

Sesi tanya jawab dengan para peserta seminar

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab oleh peserta, pembagian sertifikat, dan foto-foto bersama. Hopefully dalam waktu dekat kita akan membuat acara seminar yang lebih besar di kota lain. See you there.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.